• Selasa, 23 Juli 2019


    Pengertian Kewirausahaan
    Kewirausahaan berasal dari enterpreneurship yang berarti prilaku dinamis, berani mengambil resiko, reaktif, dan berkembang. Ada beberapa pengertian kewirausahaan menurut beberapa pakar, diantaranya adalah menurut :
    Menurut Impres No. 4 Tahun 1995
    Dalam lampiran Inpres No.4 Tahun 1995 tentang GNMMK yaitu Gerakan nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan disebutkan bahwa kewirausahaan adalah sikap, semangat, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar.
    Menurut Robin, 1996
    Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi, tanpa memperhatikan  sumber daya yang mereka kendalikan.

    Dari beberapa pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa kewirauasahaan adalah suatu proses menciptakan sesuatu dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal, jasa dan resiko serta menerima balas jasa, kepuasan, dan kebebasan pribadi. Dari pengertian kewirausahaan akan muncul suatu pertanyaan apa wirausaha itu ? Dan apa perbedaan antara kewirausahaan dengan wirausaha.

    Tujuan Kewirausahaan
    Dalam pendidikan kewirausahaan diajarkan dan ditanamkan mengenai sikap dan perilaku untuk membuka bisnis, agar mereka di kemudian hari menjadi seorang wirausaha yang berbakat dan berhasil. Adapun tujuan kewirausahaan adalah :
    a)      Untuk mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk meng hasilkan kemajuan dan kesejahtraan masyarakat.
    b)      Untuk membudayakan semangat, sikap, prilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan pelajar dan masyarakat yang mampu, handal, dan unggul.
    c)      Untuk meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas.
    Pengertian Wirausaha
            
    Wirausaha berasal dari bahasa Perancis yaitu enterprenew yang berarti orang yang membeli barang dengan harga pasti  meskipun orang itu belum mengetahui berapa harga barang itu akan dijual. Ada beberapa pengertian wirausaha menurut beberapa pandangan diantaranya adalah :
    a.             Menurut pandangan seorang Businessman
    Wirausaha adalah ancaman, pesaing baru atau juga bisa seorang partner,    pemasok, konsumen atau seorang yang bisa diajak bekerjasama.
    b.            Menurut pandangan  seorang Ekonom
    Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisasi faktor-faktor produksi, alam, tenaga, modal, dan skill untuk tujuan produksi.
    c.             Menurut Pandangan seorang Psikolog
    Wirausaha adalah seorang yang memiliki dorongan dari dalam untuk mencapai suatu tujuan, suka mengadakan eksperimen atau menampilkan kebebasan dirinya di luar kekuasaan orang lain.
    d.            Menurut Pandangan seorang Pemodal
    Wirausaha seseorang yang menciptakan kesejahtraan buat orang lain yang menemukan cara-cara untuk menggunakan resources, mengurangi pemborosan, dan membuka lapangan kerja yang disenangi masyarakat.
    e.             Menurut Gede Prama. SWP.09/XI/1996
    Wirausaha adalah orang-orang yang berani memaksa dirinya untuk menjadi pelayan bagi orang lain.

    Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat guna untuk memastikan kesuksesan.

    Karakteristik Wirausaha
    seseorang terhadap perjuangan hidup untuk mencapai tujuan lahir batin. Karakteristik wirausaha biasanya dapat dilihat pada waktu mereka berkomunikasi untuk mengumpulkan suatu informasi atau pada waktu menjalin hubungan dengan para relasi bisnisnya.

    Salah satu kesuksesan seorang wirausaha adalah harus mempunyai karakteristik yang baik dan menarik. Karena karakteristik seorang wirausaha yang baik akan membawa kearah kebenaran, keselamatan, serta menaikkan derajat dan martabatnya.

    Dengan demikian dapat dikatakan, bahwa karakteristik wirausaha adalah pembawaan, tetapi dalam hal mental bisa diubah melalui pendidikan dan lingkungan yang baik.
    Syarat mental yang perlu dipahami adalah sebagai berikut :
    a.             simpatik dan berinisiatif
    b.            optimis dan percaya diri
    c.             jujur, berani
    d.            mempunyai imijinasi dan bertanggung jawab
    e.             rajin dan teliti
    f.              seksama dan waspada
    Mengidentifikasi dan Menerapkan 10 (sepuluh) keberhasilan dan kegagalan Seorang Wirausaha Berdasarkan Karakteristik Wirausaha
    a.     Mengidentifikasi Keberhasilan Usaha
    Seorang wirausaha yang ingin sukses atau berhasil dalam menjalankan uahanya ia harus selalu bekerja keras, disiplin, mandiri, realistis, prestatif, dan memiliki komitmen tinggi.  Seorang wirausaha yang mempunyai kemauan yang keras dan penuh disiplin, kuat menggerakkan motivasi untuk bekerja secara sungguh-sungguh. Mereka harus tahan dalam segala penderitaan dan selalu berjuang untuk selalu memperbaiki nasibnya. Menurut Murphy dan Peck, guna mencapai sukses dalam karier seseorang harus selalu dimulai dengan kerja keras.
    Selain harus memiliki kemauan keras dan disiplin, keberhasilan seorang wirausaha dalam menjalankan usahanya juga tergantung  dari sikap percaya   pada diri sendiri. Seorang wirausaha harus selalu memiliki pendapat sendiri serta ide-ide yang realistis dan selalu memiliki kemampuan untuk melaksanakan usahanya. Kekuatan seorang wirausahawan datangnya dari tindakannya sendiri dan ide-ide yang realistis.
    Seorang wirausaha harus memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya serta harus selalu prestatif artinya selalu ingin maju (ambition drive). Seorang wirausaha yang ingin berhasil jangan selalu menyerah tak mau berjuang tetapi harus memiliki semangat yang tinggi dan mau berjuang berambisi ingin maju dengan komitmen tinggi terhadap pekerjaannya.
    Ada beberapa karakteristik seorang wirausaha jika diterapkan di dalam kegiatan berusaha atau bisnis, diantaranya adalah :
    1)         Ia memiliki tekad kuat berusaha, tetapi bukan karena terpaksa
    2)         Ia mawas diri dan bertekad bulat untuk berusaha maju setelah menerima umpan balik
    3)         Ia berpikir ada kemungkinan gagal tetapi Ia tidak gentar
    4)         Ia ingin maju atau mundur walaupun beresiko tinggi.
    5)         Ia berpikir positif, karena ingin kreatif.

    Seorang wirausaha untuk berhasil harus memiliki kemampuan yang cukup guna memperoleh peluang bisnis. Menyusun konsep usaha, berorientasi, berorganisasi, dan mengembangkan nilai tambah. Selain itu untuk mencapai keberhasilan seorang wirausaha disamping harus memiliki pengetahuan, wirausaha perlu juga menekuni bidang usaha yang ia geluti berperan serta bertanggung jawab.

    Menurut Zimmerer dan Scarborough, karakteristik wirausaha yang sukses dan berhasil adalah :
    1)         Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya, boleh dikata setiap saat pikirannya tidak lepas dari perusahaannya.
    2)         Mau bertanggun jawab
    3)         Apa saja tindakan yang ia lakukan selalu diikuti dengan penuh rasa tanggung jawab, ia tidak takut rugi.
    4)         Keinginan bertanggung jawab ini erat hubungannya dengan mempertahankan internal locus of control yaitu minat kewirausahaan dalam dirinya.
    5)         Toleransi menghadapi resiko kebimbangan dan ketidakpastian.
    6)         Peluang untuk mencapai obsesi.
    7)         Seorang wirausaha mempunyai obsesi untuk mencapai prestasi tinggi dan ini bisa diciptakannya.
    8)         Mempunyai keyakinan  pada dirinya.
    9)         Kreatif dan fleksibel.
    10)     Ingin memperoleh balikan segera.
    11)     Ia mempunyai keinginan yang kuat untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman guna memperbaiki penampilannya.
    12)     Energik tinggi.
    13)     Seorang wirausaha lebih energik  jika dibandingkan dengan rata-rata orang lain.
    14)     Motivasi untuk lebih unggul.
    15)     Seorang wirausaha mempunyai motivasi untuk bekerja lebih baik dan lebih unggul dari apa yang ia sudah kerjakan.
    16)     Berorientasi ke masa depan.
    17)     Mau belajar dari kegagalan.
    18)     Seorang wirausaha tidak takut gagal ia memusatkan pikirannya pada kesuksessannya di masa depan dan menggunakan kegagalan ini sebagai guru yang berharga.
    19)     Kemampuan memimpin.
    20)     Seorang wirausaha harus mampu menjadi pedamping yang baik, ia mempunyai sumber daya manusia dengan berbagai macam karakteristikannya.

    Keberhasilan seorang wirausaha biasanya erat kaitannya dengan sikap dan prilaku sebagai berikut :

    1)   Sikap jujur
    a)        jujur terhadap dirinya sendiri
    Seorang wirausaaha harus memiliki penalaran yang tinggi serta jujur terhadap dirinya sendiri. Sebab dengan berprilaku jujur terhadap dirinya sendiri akan membuat hatinya tenang dan jernih. Dengan pikiran tenang dan jernih  akan dapat menuangkan ide-ide serta rencana yang matang sehingga akan menunjang keberhasilan wirausahawan.

    b)       Jujur terhadap orang lain.
    Selain jujur terhadap dirinya sendiri, seorang wirausaha hendaknya juga jujur terhadap orang lain seperti relasi, pelanggan, para karyawan dan pihak-pihak yang terkait. Kejujuran adalah modal utama dalam berusaha, dengan berprilaku jujur dengan orang lain maka seorang wirausaha akan dipercaya oleh semua pihak, sehingga setiap tawaran, negosiasi atau kerjasama dengan orang lain akan selalu mendapat sambutan yang baik.

    c)        Jujur terhadap tujuan yang akan dicapai.
    Seorang wirausaha harus realistik terhadap apa yang hendak dicapai. Janganlah membuat program yang muluk-muluk dan tidak masuk akal bila kenyataannya tidak bisa diwujudkannya. Antara rencana yang dibuat dengan kenyataan harus seimbang sehingga tujuan yang dicapai disesuaikan dengan masukan yang ada.

    2)    Disiplin dan berani.
    Seorang wirausahawan harus berani dan disiplin dalam melaksanakan tugasnya dan tanggung jawab. Berani dan disiplin berbuat sesuatu berkat pengalaman dan pengetahuannya. Bakat seseorang bisa merupakan bawaan seseorang sejak lahir. Pengalaman dapat diperoleh melalui suatu uji coba ataupun belajar dari lingkungan sekitarnya. Sedangkan pengetahuan dapat diperoleh dari buku maupun dari pendidikan formal/nonformal. Seorang yang berani dan disiplin berbuat bisa juga karena  adanya fasilitas dan keyakinan yang ada pada dirinya. Keyakinan diri seseorang bisa muncul karena adanya rasa percaya diri dan pengalaman  serta pengetahuan yang dimilikinya.

    3)    Kreatif dan inovatif.
    Seorang wirausaha yang berhasil selalu berupaya untuk selalu mencari dan menemukan hal-hal yang baru untuk memperbaiki kualitas produknya . Mereka selalu berusaha untuk menemukan ide-ide  baru atau hal-hal baru dan bisa menguntungkan usahanya dan juga  mereka selalu berusaha untuk mengembangkan produk yang dihasilkan untuk memperoleh hasil yang maksimal.

    4)   Mandiri dan realistis.
    Seorang wirausaha harus selalu bisa menerima dirinya sendiri dan orang lain apa adanya. Ia harus selalu bersikap pantang mundur dalam menghadapi sesuatu kendati ada kekurangan. Seorang wirausaha apabila ingin berhasil selalu dapat memimpin bawannya dengan baik. Memberi contoh dan teladan yang baik.

    b.   Mengidentifikasi Kegagalan Usaha
    Setiap kita akan melakukan usaha, sebaiknya terlebih dahulu meneliti dan mengetahui adanya bermacam-macam lubang perangkap yang mungkin menghambat kelancaran usaha yang kita jalankan yang menyebabkan tersendat-sendatnya jalannya usaha bahkan dapat menyebabkan kegagalan. Jika kita lihat sumber yang menyebabkan kegagalan usaha dapat berasal dari :
    1.        Luar perusahaan (faktor ekstern)
    Misalnya terjadinya kebakaran, kebanjiran, gempa bumi, peraturan-peraturan atau kebijakan pemerintah yang berada di luar jangkauan pemilik perusahaan .
    2.        Dalam perusahaan (faktor inern)
    Misalnya terjadinya kegagalan dibidang produksi, pemasaran, keuangan, dan kegagalan lainnya yang masih berada di dalan jangkauan pemilik perusahaan.
    Kegagalan dalam berusaha dapat terjadi karena wirausaha tidak menerapkan sikap/prilaku seperti di bawah ini.

    1)      Sikap disiplin.
    Seorang wirausaha harus menerapkan disiplin pada diri sendiri ataupun kepada warga perusahaan. Karena dengan sikap disiplin akan memupuk adanya kemauan untuk bekerja keras, dengan adanya kemauan bekerja keras akan melahirkan mental yang kuat dan tidak menyerah. Seorang wirausaha yang tidak menerapkan sikap disiplin akan selalu mudah menyerah, tidak memiliki kemauan untuk bekerja keras, tidak mempunyai semangat untuk bekerja sehingga hal ini menyebabkan kegagalan dalam berwirausaha.

    2)   Sikap komitmen tinggi.
    Seorang wirasaha yang memiliki komitmen tinggi setiap saat selalu memusatkan perhatiannya pada perusahaan dan selalu berusaha untuk meningkatkan kemajuan perusahaan. Seorang wirausah yang tidak memiliki sikap komitmen tinggi akan selalu gampang  putus asa, tidak tahan uji dan tidak memiliki semangat dalam menghadapi segala tantangan. Penderitaan lahir batin yang mengakibatkan kegagalan dalam berwirausaha.

    3)   Sikap kreatif dan inovatif.
    Seorang wirausaha yang kreatif dan inivatif adalah seorang wirausaha yang memiliki kemampuan untuk membuat kombinasi baru atau membuat produk-produk baru. Sedangkan wirausaha yang bersifat pasif dan tidak pernah memiliki gagasan atau ide-ide baru sehingga prduk-produk yang dihasilkan mononton dan konsumen akan merasa bosan, sehingga berkurangnya penjualan produk, sehingga usaha yang dijalankan akan menemui kegagalan.

    4)   Mandiri dan realisits.
    Seorang wirausaha yang mandiri dan realistis adalah seorang wirausaha yang memiliki kepercayaan pada kemamapuan pada dirinya sendiri serta dapat berpikir sesuai dengan akal sehat. Seseorang yang mempunyai pola pikir yang realistis akan mengembangkan seseorang menuju kesuksesan. Seorang wirausaha yang tidak memiliki  sikap mandiri dan realistis akan selalu menggantungkan dirinya kepada orang lain. Dia tidak percaya pada kemampuan dirinya ia bersikap plin-plan, sehingga orang lain sulit untuk percaya. Ia tidak bisa berpikir realistis, tidak berani menghadapi tantangan. Hal-hal inialah yang mengakibatkan  adanya kegagalan dalam berwirausaha.

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • - Copyright © RR Blog - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -